Manajemen Pengendalian Mutu
Dari Sel hingga Produk Jadi: Panduan Komprehensif tentang Proses Pembuatan Paket Baterai dan Kontrol Kualitas yang Ketat
------Kontrol Presisi Hingga Milimeter: Merancang Produk Baterai Lithium-Ion dengan Keamanan Tinggi dan Konsistensi Tinggi
Proses Kontrol Mutu Produksi Baterai Lithium-Ion ODIPIE:
1. Pengendalian Pesanan dan Persiapan Material: Setelah pesanan dikonfirmasi, rencana produksi dikeluarkan, dan pengadaan material dimulai secara bersamaan; Semua material harus menjalani kontrol kualitas masuk (IQC) sebelum memasuki fasilitas; material yang tidak sesuai akan langsung ditolak, dan hanya material yang lolos inspeksi yang disimpan di gudang.
2. Validasi Produk Pertama dan Proses: Setelah persiapan material selesai, unit produksi pertama diproduksi dan menjalani pengujian kinerja komprehensif; secara bersamaan, SOP proses dan standar sertifikasi industri divalidasi. Produksi massal hanya diizinkan jika produk pertama dan prosesnya memenuhi standar.
3. Pengelompokan dan Penyortiran Sel: Sel dikelompokkan berdasarkan standar yang ketat, yang mensyaratkan perbedaan tegangan ≤±2 mV dan perbedaan resistansi internal ≤±0,1 mΩ. Hal ini memastikan konsistensi sel dari sumbernya, meletakkan dasar untuk pengoperasian baterai yang stabil.
4. Kontrol Perakitan dan Pengelasan: Setelah pengelasan laser pada sel, kekuatan tarik tab penghubung (inspeksi acak 5%, ≥50 kg) dan kabel timah (≥5 kg) diuji secara ketat. Sambungan solder pada kabel timah harus diperkuat dengan perekat untuk menghilangkan risiko sambungan solder dingin atau kegagalan sambungan solder.
5. Inspeksi Kualitas Proses Lengkap Selama Perakitan: Setelah pengelasan, rangkaian kabel diatur, BMS (Sistem Manajemen Baterai) diamankan, dan terminal positif dan negatif dirapikan. Secara bersamaan, paket baterai menjalani perawatan isolasi multi-lapisan, dengan akurasi dan keamanan pemasangan diverifikasi di setiap langkah.
6. Pengujian Kinerja dan Siklus Kelistrikan: Setelah paket baterai dirakit sepenuhnya, pertama-tama verifikasi bahwa resistansi internal memenuhi spesifikasi; kemudian lakukan pengujian siklus penuaan pengisian-pengosongan (proses: pengosongan hingga kosong → pengisian penuh → pengosongan hingga kosong → pengisian hingga 70% SOC) untuk menyaring cacat awal dan memastikan masa pakai siklus baterai.
7. Inspeksi Fungsional dan Akhir: Setelah melewati uji penuaan, uji fungsional lengkap baterai dilakukan. Setelah pemasangan casing, inspeksi visual akhir dilakukan untuk memastikan tidak ada goresan atau luapan perekat, tidak ada oksidasi pada terminal, dan pelat nama terpusat tanpa lipatan; produk yang tidak sesuai akan dikerjakan ulang.
8. Verifikasi Pengemasan dan Pengiriman: Produk yang memenuhi syarat disegel, dikemas, dan disusun di atas palet. Setelah disimpan di gudang, produk tersebut menjalani inspeksi komersial akhir; setelah dikonfirmasi, pengiriman diatur, dengan seluruh proses dapat dilacak melalui dokumentasi.

